Rabu, 19 Agustus 2009

Kamu

saat ku berada dalam aroma cinta di ruang hatimu
aku rasakan ke indahan yang tak terlukiskan
takan bisa tergantikan walau kuhidup seratus tahun lamanya
aromamu selalu hadir dalam setiap nafasku
janganlah kau lepaskan lembut belaianmu
janganlah kau lepaskan lembut tatapmu
aku takan sanggup apabila kau jauh dalam ruang hatiku
aku bisa terbakar dan layu tanpa cintamu
ijinkanlah dan biarkanlah cintaku dan cintamu bersatu
dalam bingkai kasih sayang sampai rambut ini memutih

Tidak ada komentar: